Senin, 27 Juni 2016

Roof Garden, To Save Environments

Roof Garden, belakangan ini menjadi topik perbincangan hangat dunia. Sudahkah Anda tau apa itu roof garden ? Roof Garden berasal dari kata roof yang artinya atap, dan garden yang artinya taman. So… Roof Garden adalah taman yang sengaja dibuat di atap sebuah bangunan. Terdengar menarik bukan ? Latar belakang pembuatan roof garden karena perkembangan kawasan perkotaan yang sudah sangat padat dengan lahan terbatas dimana masyarakat juga sudah mulai sadar akan lingkungan yang sehat dan asri. Jika dilihat dari aspek lingkungan, Roof Garden memang salah satu kiat manusia untuk menjaga lingkungan dari ancaman Global Warming. Pemasangan Roof Garden harus dirancang dan diperhitungkan dengan baik, terutama dari segi kekuatan struktur atap serta pemilihan jenis tanaman.


Adapun manfaat dari Roof Garden ialah :
  • ¨      Menurunkan Suhu Udara. Dengan adanya tanaman di atap, maka penghuni atau orang yang berada didalamnya akan merasa lebih sejuk, teduh, dan udara yang didapat lebih bersih. Karena polusi disekitar telah diubah oleh tanaman menjadi senyawa yang tidak berbahaya. Hal ini juga berkaitan dengan pengurangan polusi udara didaerah tersebut.
  • ¨      Mengurangi Kebisingan, banyaknya tumbuhan pada taman atap memiliki potensi yang baik dalam meredam kebisingan yang berasal dari luar bangunan seperti, suara kendaraan bermotor. Hal ini membuat penghuni lebih nyaman berada di dalam bangunan. Semakin rindang tanaman yang terdapat di atap, maka akan semakin sedikit pula suara yang terdengar di dalam ruangan.
  • ¨      Memberikan Keindahan pada Bangunan, tidak jauh berbeda dengan fungsi taman pada umumnya, taman atap (roof garden) menimbulkan keindahan, sehingga bangunan tersebut menjadi lebih asri, indah, dan sejuk. Untuk menjaga keindahan taman, perlu diadakannya perawatan yang rutin, agar taman tetap terjaga dengan baik.

Masih banyak lagi keuntungan lain yang didapat dari penggunaan Roof Garden di pada bangunan. Namun perlu diingat, bahwa tidak semua tanaman/tumbuhan dapat ditanam di atap bangunan. Karena kesalahan pada pemilihan jenis tanaman, akan menyebabkan rusaknya konstruksi atap dari bangunan tersebut.
Tanaman yang cocok ditanam diatap bangunan adalah tanaman yang tahan terhadap paparan sinar matahari langsung serta tahan terhadap tiupan angin yang kencang, contohnya adalah Bougenville varigata , kamboja jepang, dedaunan puring, bromeliad  dan daun calathea. Pilihlah tanaman yang ringan, dengan tidak berakar serabut yang dapat merusak struktur beton dak rumah. Pada rumah tinggal sederhana, tanaman yang bisa dipilih adalah tanaman rerumputan. Sedangkan untuk bangunan yang besar dapat menggunakan tumbuhan seperti contoh diatas.


Di Bali belum banyak rumah tinggal atau perusahaan yang menerapkan roof garden pada bangunannya. Hal ini tidak mengherankan, karena penerapan roof garden memerlukan biaya yang tidak sedikit, disamping memerlukan keahlian khusus dalam pengerjaannya. Harapan kami, semoga konsep ini segera terealisasi dalam bangunan-bangunan di Bali, mengingat manfaatnya sangat besar terhadap lingkungan dan kualitas hidup masyarakat kedepannya, karena Bali adalah ikon pariwisata Indonesia.  
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

komentar adalah bagian dari iman

INIKAH YANG ANDA TANYAKAN?

DESIGN KEREN